Budidaya Kelapa Sawit Berkelanjutan / Mengaplikasikan nitrogen (N)

From Akvopedia
Jump to: navigation, search
English Indonesia
SNV logo.png
Wageningen small.png

Unduh: Modul 4: Aplikasi Pupuk

Tujuan

  • Memberi asupan pada kelapa sawit kandungan nitrogen secukupnya agar menghasilkan panen yang optimal;
  • Membatasi hilangnya pupuk pada lingkungan.

Standarisasi

Pupuk nitrogen diaplikasikan menurut prinsip 4R: right type (jenis yang tepat), right amount (jumlah yang tepat), right place (lokasi yang tepat), right time (waktu yang tepat).

Waktu pelaksanaan

  • Setelah turun hujan, pada saat tanah masih lembab;
  • Tidak pada saat tanah tergenang air;
  • Tidak pada saat musim kering dimana tidak turun hujan sama sekali;
  • Catatan: Untuk urea, aplikasikan pada pagi hari di saat hari itu cuaca diprediksi akan hujan (sore hari atau keesokannya).

Frekuensi

Paling sedikit 2 dosis per tahun (sekali dalam setiap 6 bulan) dan lebih optimal jika diaplikasikan 3 dosis (sekali dalam setiap 4 bulan) karena hilangnya unsur hara akan berkurang.

Kebutuhan waktu tenaga kerja

2-4 jam per hektar.

Peralatan dan perlengkapan

Gambar 19: Aplikasi urea di piringan sawit
  • Ember, kantong atau angkong
  • Timbangan dapur
  • Spidol hitam
  • Mangkuk (1.5—2 L)
  • Pupuk

Dosis

Lihat: Tabel 4; Tabel 5; Tabel 6; Tabel 7.

Tenaga kerja

Para petani dan keluarganya atau karyawan harian lepas.

Cara pelaksanaan

Aplikasikan pupuk nitrogen menggunakan cara-cara berikut:

Langkah 1. Pastikan perkebunan telah dirawat dengan baik, gulma pengganggu sudah dibersihkan dan tumbuhan penutup tanah telah dipangkas hingga setinggi 50 cm.
Langkah 2. Isi mangkuk dan timbang jumlah pupuk yang akan diaplikasikan menggunakan timbangan dapur.
Langkah 3. Tandai mangkuk/cangkir yang berisi pupuk dengan jumlah yang diinginkan menggunakan spidol hitam.
Langkah 4. Hancurkan gumpalan-gumpalan pupuk menjadi ukuran kecil sebelum pengaplikasian.
Langkah 5. Aplikasikan pupuk N menggunakan cara berikut:
  • Untuk sawit yang berumur kurang dari 10 tahun terhitung dari pertama kali ditanam, aplikasikan pupuk pada piringan sawit;
  • Untuk sawit yang berumur lebih dari 10 tahun, tebarkan pupuk secara mereata di piringan atau di dalam gawangan, tidak termasuk jalur panen (lihat Gambar 19) 1.

Jika pohon terletak di tepi sungai, jalan ataupun selokan, hindari pengaplikasian pupuk pada sisi yang terdekat pada tepian.

Catatan: Cara yang baik (dan murah) untuk secara alami menyediakan unsur N adalah dengan menabur benih tumbuhan gulma kacangan penutup tanah (lihat Modul 3: Pemeliharaan Perkebunan).

Pencatatan data

Setiap aplikasi pupuk harus selalu dicatat dalam buku catatan harian seperti ditunjukkan pada contoh berikut.

Tanggal Jam Lokasi Aktivitas Tipe input Jumlah input Biaya input Input tenaga kerja Ongkos tenaga kerja
Karyawan Jam kerja
16/01/13 Ancak 3 Pupuk: N Urea 150 kg 360000 1 4 40000

Referensi

  1. K.J. Goh, R. Härdter, T. Fairhurst, Fertilizing for maximum return, in: T. Fairhurst, R. Härdter (Eds.) The Oil Palm - Management for Large and Sustainable Yields, Potash & Phosphate Institute of Canada, Potash & Phosphate Institute, International Potash Institute, Singapore, 2003, pp. 279—306.

Sumber

Penjelasan tentang Mengaplikasikan nitrogen (N) diambil dari Smallholder Oil Palm Handbook dan dirangkum oleh Lotte Suzanne Woittiez (Wageningen Universit) dan Haryono Sadikin, Sri Turhina, Hidayat Dani, Tri Purba Dukan, dan Hans Smit (SNV) pada bulan Agustus 2016. Lihat Modul 4: Aplikasi Pupuk untuk informasi lebih lanjut.

SNV logo.png
Wageningen university logo.png